Daerah

Kejati Bengkulu Endus Dugaan Korupsi Megamall Kota Bengkulu.

Spread the love

Bengkulu, CR- Tim penyidik pidana khusus Kejaksaan Tinggi Bengkulu mulai melakukan pemanggilan sejumlah pejabat Pemerintah kota Bengkulu, Rabu 9 Oktober 2024, terkait laporan masyarakat soal dugaan korupsi kebocoran PAD dari salah satu Objek lahan milik Pemkot Bengkulu yakni Megamall.

Hasil pantauan wartawan, Rabu 9 Oktober 2024 sejak pukul 09.00 wib, sudah ada 2 orang mantan pejabat Pemkot Bengkulu yang memenuhi panggilan penyidik pidsus Kejati Bengkulu yakni Ahmad Kanedi. SH. Mantan Walikota Bengkulu dan Syafran Junaedi mantan Asisten 1 Setda kota Bengkulu.

Kasi penyidik pidsus Kejati Bengkulu. Danang Prasetyo SH MH membenarkan bahwa mulai hari ini pihaknya melakukan permintaan keterangan sejumlah mantan pejabat Pemkot Bengkulu yang diduga mengetahui sejauh mana sistem bagi hasil kerjasama Pemkot dengan Megamall yang sudah berlangsung cukup lama yakni sejak tahun 2004 lalu.

Dari hasil keterangan sejumlah pihak yang dipanggil tersebut, tim penyidik menduga bahwa sejak tahun 2004 hingga kini Pemkot Bengkulu dirugikan karena tidak ada sama sekali Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang harus disetor ke Kas pemerintah daerah hasil kerjasama dengan Megamall.

“Memang benar saat ini tim penyidik sedang menelusuri dugaan korupsi kebocoran PAD kota Bengkulu pada objek Megamall dari mulai tahun 2004 hingga kini, diduga tidak ada kontribusi PAD sama sekali ke Kas pemerintah daerah,” tegas Danang Prasetyo.

Sementara mantan asisten 1 Setda kota Bengkulu. Syafran junaedi saat keluar dari ruang pemeriksaan Pidsus Kejati Bengkulu mengatakan bahwa dirinya tidak tahu menahu urusan PAD Megamall karena saat tahun 2004 lalu dirinya sudah pindah menjadi Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub).

“Saya katakan pada penyidik Kejati Bengkulu bahwasanya saya memang tidak mengetahui hal apapun menyangkut kerjasama pemkot dengan Megamall karena di tahun 2024 saya sudah pindah tidak lagi asisten 1 melainkan sudah menjabat Kadishub,” ujar Syafran Junaedi.

Selang beberapa menit kemudian nampak keluar dari ruangan kantor Kejati Bengkulu dengan tergesa-gesa yakni mantan Walikota Bengkulu Ahmad Kanedi. SH menuju mobilnya.

Namun sebelum memasuki mobilnya Ahmad Kanedi membenarkan bahwa dirinya datang ke Kejati untuk memberikan keterangan seputar Kerjasama Megamall.

“Saya ke sini memang untuk memberikan keterangan pada penyidik sesuai surat pangggilan,” singkat Ahmad Kanedi.

Sementara itu, sekitar jam 13.30 wib terlihat juga mantan Sekda kota Bengkulu Arifin Daud memasuki gedung Kejati Bengkulu untuk memberikan keterangan pada penyidik Pidsus Kejati Bengkulu.

Perlu diketahuih ingga berakhirnya kontrak, januari 2024, Manajemen Mega Mall belum kunjung menyetorkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) ke Pemkot Bengkulu. Menindak lanjuti hal tersebut diatas, Pemkot telah menyerahkan bahasan permasalahan tersebut ke Bagian Hukum Setdakot Bengkulu.

(E. Silalahi HR)

D.Permana

Recent Posts

Dalam 14 hari, Polres Majalengka Ungkap 12 Kasus Narkoba

MAJALENGKA, Cerita Rakyat - Polres Majalengka mengungkap 12 kasus penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan obat keras…

3 hari ago

Wamendikdasmen RI Sebut Pentingnya Publik Substantif Dalam Peningkatan Mutu Pendidikan

GARUT, Cerita Rakyat – Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Republik Indonesia, Prof. Latip…

2 minggu ago

TPA Pasir Bajing Terbakar, Pemkab Garut Berencana Optimalkan Sanitary Landfill

GARUT, Cerita Rakyat – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menggelar rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah…

2 minggu ago

Pemkab Garut Sebut Kebakaran TPA Pasir Bajing Perlu Penanganan Darurat Dan Evaluasi

GARUT, Cerita Rakyat – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, meninjau langsung lokasi kebakaran Tempat Pemrosesan…

2 minggu ago

Pemkab Garut Serahkan Santunan JKM Rp2,659 Miliar

GARUT, Cerita Rakyat – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut bersama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan…

2 minggu ago

Pemkab Garut Bersihkan Material Dan Siapkan Pasar Darurat Pasca Kebakaran Pasar Andir

GARUT, Cerita Rakyat – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut mulai membersihkan material sisa kebakaran di Pasar…

2 minggu ago