Daerah

Kadisdik: Urgensi TKA Bisa Dijadikan Syarat Masuk Sekolah Jalur Prestasi Di Garut

Spread the love

GARUT, Cerita Rakyat – Dalam rangka mengukur capaian akademik siswa secara standar, menilai pemahaman dan kompetensi siswa pada mata pelajaran tertentu sesuai kurikulum, dan dapat digunakan untuk seleksi masuk jenjang pendidikan selanjutnya. Dinas Pendidikan Kabupaten Garut menggelar sosialisasi Bimtek (Bimbingan Teknis) program Tes Kemampuan Akademik (TKA), di Mercure Garut City Center, Jl. Guntur No.02, Pakuwon, Kec. Garut Kota, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Jumat (24/10/2025).

Dalam pelaksanaan sosialisasi kegiatan TKA tersebut, dihadiri oleh para guru mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Matematika tingkat SMP se-Kabupaten Garut sebanyak 360 orang peserta.

Dalam pidatonya Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, H. Asep Wawan Budiman, S.Pd, M.Si mengatakan, Kegiatan sosialisasi ini merupakan program prioritas Kemendikdasmen dalam tes kemampuan akademik, dimana regulasinya berpijak kepada Permendikdasmen Nomor 9 Tahun 2025 Tentang Tes Kemampuan Akademik.

“Program prioritas TKA ini mulai diterapkan pada Tahun ajaran 2025/2026, dan untuk sasarannya adalah siswa kelas IX (sembilan) pada tingkat SMP dan kelas VI (enam) untuk tingkat SD,” Ungkap Aswan

Menurut Aswan, TKA bukan merupakan Asesment Wajib untuk siswa, akan tetapi pihaknya menyebut TKA bisa dipergunakan nantinya sebagai salah satu syarat pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

“TKA tidak wajib, tapi dilihat dari urgensinya bisa dipergunakan siswa sebagai salah satu syarat peserta didik untuk melanjutkan pendidikan jenjang berikutnya pada sistem jalur prestasi,” tegas Aswan.

Aswan menambahkan Dengan adanya TKA ini bisa menjadikan barometer ukuran kualitas mutu satuan pendidikan di Kabupaten Garut.

“Dengan adanya program TKA akan menjadi bukti para guru terutama mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Matematika untuk membuktikan keseriusannya dalam mendidik sekaligus membentuk karakter anak secara positif,” tambah Aswan

Aswan berharap, melalui beberapa kegiatan serta bimtek TKA ini bisa menjadikan upaya guna meningkatkan kredibilitas satuan pendidikan di Kabupaten Garut lebih baik lagi.

“Semoga para guru bisa menjunjung tinggi nilai luhur kaidah-kaidah pendidikan dengan serius, dalam mencetak karakter anak dengan lebih baik di era digital sekarang ini termasuk isu cyberbullying, jangan bikin malu pendidikan dan sekolah yang dinaungi” pungkasnya.

Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Teguh Iman Pribadi, didampingi Kasi Kurikulum SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Dr. Ajang Rusmana, M.Pd menjelaskan, berkenaan dengan teknis soal TKA, penyusunan, serta mekanisme pengembangannya terbagi menjadi dua tingkat jenjang yakni SD/SMP, dan SMA/SMK.

“Penyusunan soal untuk SD/SMP terdapat kolaborasi perpaduan, 50% soal yang dibuat oleh pusat, dan 50% soal dibuat oleh Kabupaten/Kota, dan untuk penyusunan soal SMA/SMK, itu dibuat serta dikembangkan langsung oleh kemendikdasmen,” jelas Ajang.

Ajang pun mengatakan, Dalam teknis penyusunan soal TKA yang dibuat oleh Kabupaten/kota terdapat dua mata pelajaran (Mapel) yang akan diujikan diantaranya mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Matematika.

“Karena yang diujikan dua mata pelajaran (Mapel), maka dipilih guru-guru dari komunitas MGMP, satu ketua MGMP Bahasa Indonesia, dan satu ketua MGMP Matematika yang sudah dipilih,” ujarnya.

Ajang menambahkan, Tim penulis soal terdiri dari beberapa orang untuk tingkat SD/SMP Kabupaten Garut, tugasnya mengkaji kisi-kisi yang sudah diterbitkan oleh pusat, kemudian mengembangkan menjadi perangkat soal dari hasil penelaahan sebelum dikirimkan ke pusat kembali.

“Tim penulis soal untuk tingkat Kabupaten Garut terdapat 4 orang, dua diantarannya masing-masing dari SD dan SMP,” tambahnya.

Ajang Berharap, Ini merupakan kebijakan baru yang memang harus kami sampaikan terkait substansi TKA dari mulai informasi serta pemahamannya kepada guru-guru di Kabupaten Garut, dengan tujuan agar anak-anaknya dapat mempersiapkan diri.

“Bukan penyampaian tentang soalnya, akan tetapi cara menyampaikan kisi-kisinya agar bisa dikembangkan pada soal yang akan diujikan,” tandasnya. (Deni)

Diwaktu bersamaan dan tempat terpisah, juga dilaksanakan kegiatan sosialisasi Bimtek serupa yang digelar oleh Kasi Kurikulum Bidang SD Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Bambang Sumpena, S.E, di aula Suminar Hotel, Jalan Otto Iskandardinata No. 267 Kec. Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, bersama para kepala sekolah dan pengawas perwakilan Kecamatan se – Kabupaten Garut. Jumat pagi (24/10/2025).

 

 

 

D.Permana

Recent Posts

Wisatawan Asal Pandeglang Banten Terselamatkan Atas Aksi Heroik Briptu Bagus Ekoyuwono.

GARUT, Cerita Rakyat – Aksi Heroik kembali ditunjukan oleh seorang anggota Satpolairud Polres Garut, Briptu…

3 bulan ago

Quick Response Atensi Bupati, Disdik Garut Melalui Bidang SMP Kumpulkan Para Pengawas se-Garut.

GARUT, Cerita Rakyat – Bertempat di Aula Dewi Sartika Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Jl. Pembangunan…

3 bulan ago

Resmikan Revitalisasi, Mendikdasmen Gelontorkan Rp133 Milliar Untuk 156 Sekolah Di Garut

GARUT, Cerita Rakyat – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Republik Indonesia, Abdul Mu'ti, meresmikan…

3 bulan ago

Wow Sejarah Baru, Bupati Garut Lantik Guru SMPN Menjadi Kabid SD Pada Dinas Pendidikan.

GARUT, Cerita Rakyat – Bertempat di Gedung Pendopo, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Jawa Barat,…

3 bulan ago

Bersimbah Darah, Pemilik Warung Usaha Kawasan Pantai Santolo Garut Lapor Polisi.

GARUT, Cerita Rakyat – Seorang pemilik usaha di kawasan pantai santolo, inisial RA (41) perempuan…

4 bulan ago

Sat Polairud Polres Garut Pasang Spanduk dan Bendera Merah di Pantai Selatan Garut

GARUT, Cerita Rakyat – Dalam rangka meningkatkan keselamatan wisatawan serta mencegah terjadinya kecelakaan dan laka…

4 bulan ago