Daerah

Chromebook, Kabid SD Disdik Garut Tekankan Sekolah Perhatikan Keamanan Dan Perawatan Perangkat.

Spread the love

GARUT, Cerita Rakyat – 12 Sekolah jenjang Dasar di Kabupaten Garut ikuti Bimtek Optimalisasi Pemanfaatan Chromebook Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2025 yang digelar oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Garut di Villa Rancabango, Jl. Rancabango, Rancabango, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Kamis (6/11/2025).

Kepala Bidang Sekolah Dasar (SD) Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Suryana, S.Pd., M.M.Pd., mengungkapkan bahwa, Kegiatan Bimtek ini bertujuan untuk menyediakan perangkat yang cepat, mudah digunakan, dan aman untuk berbagai tugas untuk guru disekolah, sehingga mereka dapat mengintegrasikan dan mengoperasikan perangkat tersebut dalam kegiatan pembelajaran di sekolah.

“Diharapkan dapat menambah wawasan serta meningkatkan kreativitas guru dalam proses belajar mengajar,” ungkap Suryana disela acara kegiatan Bimtek kepada wartawan.

Suryana menjelaskan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari pemanfaatan bantuan Chromebook yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2025.

“Kegiatan ini dilaksanakan untuk mengoptimalkan penggunaan Chromebook di sekolah. Yang paling penting juga adalah aspek pengamanan perangkat tersebut. Pemerintah sudah berupaya memberikan bantuan ini, maka pihak sekolah harus menjaga dan memanfaatkannya dengan baik,” jelasnya.

Ia menambahkan, program bantuan Chromebook tahun 2025 diberikan kepada 12 sekolah penerima. Pemilihan kebijakan peserta Bimtek dilakukan berdasarkan sekolah yang termasuk dalam program DAK dan belum pernah menerima perangkat sebelumnya.

“Di Tahun ini, anggaran DAK memang mengalami penurunan yang cukup signifikan apabila dibandingkan pada Tahun sebelumnya. Tahun 2025 sekarang hanya 12 sekolah yang mendapatkan bantuan Chromebook,” tambahnya.

Suryana menegaskan bahwa perangkat Chromebook tersebut harus digunakan sepenuhnya untuk kegiatan pembelajaran, seperti Asesment Nasional Berbasis Komputer (ANBK) maupun asesmen berbasis komputer dan informasi.

“Perangkat ini hanya untuk peningkatan mutu pembelajaran di sekolah, tidak boleh digunakan untuk keperluan lain, sekali lagi, kami tekankan agar pihak sekolah memperhatikan keamanan dan perawatan perangkat yang telah diberikan,” pungkasnya. (Deni)

 

 

D.Permana

Recent Posts

Wisatawan Asal Pandeglang Banten Terselamatkan Atas Aksi Heroik Briptu Bagus Ekoyuwono.

GARUT, Cerita Rakyat – Aksi Heroik kembali ditunjukan oleh seorang anggota Satpolairud Polres Garut, Briptu…

3 bulan ago

Quick Response Atensi Bupati, Disdik Garut Melalui Bidang SMP Kumpulkan Para Pengawas se-Garut.

GARUT, Cerita Rakyat – Bertempat di Aula Dewi Sartika Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Jl. Pembangunan…

3 bulan ago

Resmikan Revitalisasi, Mendikdasmen Gelontorkan Rp133 Milliar Untuk 156 Sekolah Di Garut

GARUT, Cerita Rakyat – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Republik Indonesia, Abdul Mu'ti, meresmikan…

3 bulan ago

Wow Sejarah Baru, Bupati Garut Lantik Guru SMPN Menjadi Kabid SD Pada Dinas Pendidikan.

GARUT, Cerita Rakyat – Bertempat di Gedung Pendopo, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Jawa Barat,…

3 bulan ago

Bersimbah Darah, Pemilik Warung Usaha Kawasan Pantai Santolo Garut Lapor Polisi.

GARUT, Cerita Rakyat – Seorang pemilik usaha di kawasan pantai santolo, inisial RA (41) perempuan…

4 bulan ago

Sat Polairud Polres Garut Pasang Spanduk dan Bendera Merah di Pantai Selatan Garut

GARUT, Cerita Rakyat – Dalam rangka meningkatkan keselamatan wisatawan serta mencegah terjadinya kecelakaan dan laka…

4 bulan ago