Oplus_131072
BANJARMASIN, Cerita Rakyat – Jasa Wedding dekorasi merupakan tim profesional yang bertugas membantu calon pengantin merencanakan, mempersiapkan kebutuhan jalannya seluruh rangkaian acara pernikahan. Mereka bertindak sebagai eksekutor utama di hari H, selaku penghias sarana prasarana agar acara berjalan lancar, dan pengantin bisa fokus menikmati momen.
Akan tetapi belum lama ini, kedua mempelai yang akan melangsungkan pernikahan pada hari Minggu (14/06/2026) di daerah Handil Bakti, Semangat Dalam, Alalak, Banjarmasin Kalimantan Selatan, merasakan kekecewaan yang sangat dalam hingga mempelai pun menangis ketika akan melangsungkan ijab Kabul di depan penghulu, tanpa menggunakan /memakai melati sebagai simbol penting dalam pernikahan pada umumnya.
Menurut keluarga mempelai, pihaknya telah melakukan booking paket lengkap kepada salah satu wedding dekorasi didaerah Banjarmasin untuk membantu acara pernikahan.
“kami sudah membayar lunas sebesar Rp. 11 juta sebelum acara hari H dimulai (14/06/2026) sesuai kesepakatan dan perjanjian bersama, namun kami sangat kecewa dihari H dan sakral, pihak Kosim wedding dekorasi tidak menyiapkan melati untuk kedua mempelai, sedih rasanya dan kecewa berat melihat anak-anak kami melangsungkan pernikahan depan penghulu tanpa menggenakan melati keduanya”, ungkap orang tua mempelai.
Pihak keluarga menuturkan bahwa, pada hari akan berlangsungnya pernikahan berulang kali mencoba mengkonfirmasi yang bersangkutan melalui sambungan seluler akan tetapi tidak aktif.
“Kami coba hubungi via Whatssup di hari H, namun seluler yang bersangkutan tidak aktif, di chat pun tidak membalas, hingga kami memutuskan menunggu (melati) sampai mengulur waktu sedikit dari jam akad nikah dengan harapan melatinya datang, kecewa tentunya dan marah tidak rela dunia akhirat atas perlakuan tersebut, ini bukan masalah tentang harga melati tapi konsistensi profesionalisme dan makna nilai suatu simbol”, tandasnya.
Sampai detik hari ini belum ada klarifikasi baik secara lisan ataupun tertulis ataupun permohonan maaf dari pihak Kosim wedding dekorasi tentang peristiwa tersebut kepada pihak keluarga mempelai pengantin (***)
BANDUNG, Cerita Rakyat – Viral sebuah unggahan postingan video yang diduga warga masyarakat (Erik berebet)…
GARUT, Cerita Rakyat– Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menekankan pentingnya penataan wilayah yang tertib, bersih,…
GARUT, Cerita Rakyat – Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten Garut, dan Direktorat Jenderal Bea…
JAKARTA, Cerita Rakyat — Harga Pertamax dan Pertamax Green melambung 32 persen mulai Rabu (10/6/2026)…
GARUT, Cerita Rakyat- Polemik terkait keberadaan Koordinator Wilayah (Korwil) Bidang Pendidikan Kecamatan di Kabupaten Garut…
GARUT, Cerita Rakyat – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Garut resmi membuka Festival Lomba Seni dan…