Daerah

Wedding Dekorasi Di Banjarmasin Diduga Kecewakan Konsumen

Spread the love

BANJARMASIN, Cerita Rakyat – Jasa Wedding dekorasi merupakan tim profesional yang bertugas membantu calon pengantin merencanakan, mempersiapkan kebutuhan jalannya seluruh rangkaian acara pernikahan. Mereka bertindak sebagai eksekutor utama di hari H, selaku penghias sarana prasarana agar acara berjalan lancar, dan pengantin bisa fokus menikmati momen.

Akan tetapi belum lama ini, kedua mempelai yang akan melangsungkan pernikahan pada hari Minggu (14/06/2026) di daerah Handil Bakti, Semangat Dalam, Alalak, Banjarmasin Kalimantan Selatan, merasakan kekecewaan yang sangat dalam hingga mempelai pun menangis ketika akan melangsungkan ijab Kabul di depan penghulu, tanpa menggunakan /memakai melati sebagai simbol penting dalam pernikahan pada umumnya.

(Kedua pasangan mempelai pengantin tengah melangsungkan pernikahan di depan penghulu tanpa hiasan melati di Handil Bakti, Semangat Dalam, Alalak, Banjarmasin, Minggu (14/06/2026)

Menurut keluarga mempelai, pihaknya telah melakukan booking paket lengkap kepada salah satu wedding dekorasi didaerah Banjarmasin untuk membantu acara pernikahan.

“kami sudah membayar lunas sebesar Rp. 11 juta sebelum acara hari H dimulai (14/06/2026) sesuai kesepakatan dan perjanjian bersama, namun kami sangat kecewa dihari H dan sakral, pihak Kosim wedding dekorasi tidak menyiapkan melati untuk kedua mempelai, sedih rasanya dan kecewa berat melihat anak-anak kami melangsungkan pernikahan depan penghulu tanpa menggenakan melati keduanya”, ungkap orang tua mempelai.

Pihak keluarga menuturkan bahwa, pada hari akan berlangsungnya pernikahan berulang kali mencoba mengkonfirmasi yang bersangkutan melalui sambungan seluler akan tetapi tidak aktif.

“Kami coba hubungi via Whatssup di hari H, namun seluler yang bersangkutan tidak aktif, di chat pun tidak membalas, hingga kami memutuskan menunggu (melati) sampai mengulur waktu sedikit dari jam akad nikah dengan harapan melatinya datang, kecewa tentunya dan marah tidak rela dunia akhirat atas perlakuan tersebut, ini bukan masalah tentang harga melati tapi konsistensi profesionalisme dan makna nilai suatu simbol”, tandasnya.

Sampai detik hari ini belum ada klarifikasi baik secara lisan ataupun tertulis ataupun permohonan maaf dari pihak Kosim wedding dekorasi tentang peristiwa tersebut kepada pihak keluarga mempelai pengantin (***)

 

 

D.Permana

Recent Posts

Dalam 14 hari, Polres Majalengka Ungkap 12 Kasus Narkoba

MAJALENGKA, Cerita Rakyat - Polres Majalengka mengungkap 12 kasus penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan obat keras…

3 hari ago

Wamendikdasmen RI Sebut Pentingnya Publik Substantif Dalam Peningkatan Mutu Pendidikan

GARUT, Cerita Rakyat – Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Republik Indonesia, Prof. Latip…

2 minggu ago

TPA Pasir Bajing Terbakar, Pemkab Garut Berencana Optimalkan Sanitary Landfill

GARUT, Cerita Rakyat – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menggelar rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah…

2 minggu ago

Pemkab Garut Sebut Kebakaran TPA Pasir Bajing Perlu Penanganan Darurat Dan Evaluasi

GARUT, Cerita Rakyat – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, meninjau langsung lokasi kebakaran Tempat Pemrosesan…

2 minggu ago

Pemkab Garut Serahkan Santunan JKM Rp2,659 Miliar

GARUT, Cerita Rakyat – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut bersama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan…

2 minggu ago

Pemkab Garut Bersihkan Material Dan Siapkan Pasar Darurat Pasca Kebakaran Pasar Andir

GARUT, Cerita Rakyat – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut mulai membersihkan material sisa kebakaran di Pasar…

2 minggu ago