Daerah

TPA Pasir Bajing Terbakar, Pemkab Garut Berencana Optimalkan Sanitary Landfill

Spread the love

GARUT, Cerita Rakyat – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menggelar rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) sekaligus menerima audiensi warga di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Pasir Bajing, Jalan Warung Peuteuy, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Selasa (13/10/2026).

Pertemuan tersebut membahas penanganan kebakaran dan penataan TPA Pasir Bajing dengan melibatkan pemerintah daerah, jajaran Forkopimda, dan masyarakat sekitar.

Bupati Garut menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut berkomitmen menindaklanjuti aspirasi masyarakat secara bertahap. Menurutnya, diperlukan kesepahaman antara pemerintah dan warga agar penanganan kebakaran serta pengelolaan sampah dapat berjalan dengan baik.

“Poinnya kita membuat kesepahaman terkait dengan langkah-langkah ke depan melaksanakan penataan di sini. Jangka pendek ada pemadaman kebakaran dan jangka panjang ada penataan TPA Pasir Bajing,” ujar Bupati.

Terkait tumpukan sampah yang sempat berserakan di bahu jalan, Bupati menegaskan bahwa pembersihan dan pengangkutan sampah ke dalam area TPA akan dilakukan secara bertahap.

“Yang pasti ini harus dilakukan dengan baik. Kita berusaha mengapresiasi masyarakat di sini yang memahami atas keadaan di sini,” tambahnya.

Bupati menjelaskan, TPA Pasir Bajing memiliki luas lahan sekitar 17 hektare. Titik kebakaran berada di area pembuangan pendamping. Ke depan, penataan sejumlah lokasi di TPA akan dioptimalkan dengan pendekatan sistem (sanitary landfill), yaitu metode pengelolaan sampah melalui penimbunan dan pengendalian sampah secara terencana.

Terkait penyebab kebakaran, Bupati menyebutkan bahwa hingga saat ini belum ada investigasi khusus yang menyimpulkan penyebab pasti kebakaran tersebut. Ia pun mengajak masyarakat untuk ikut mengawasi kondisi di area TPA, terutama pada malam hari.

“Salah satunya kita minta partisipasi dari masyarakat ikut mengawasi kondisi di sini. Karena ternyata saya tahu di sini itu kalau malam tidak banyak yang menjaga,” pungkasnya. (***)

D.Permana

Recent Posts

Dalam 14 hari, Polres Majalengka Ungkap 12 Kasus Narkoba

MAJALENGKA, Cerita Rakyat - Polres Majalengka mengungkap 12 kasus penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan obat keras…

3 hari ago

Wamendikdasmen RI Sebut Pentingnya Publik Substantif Dalam Peningkatan Mutu Pendidikan

GARUT, Cerita Rakyat – Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Republik Indonesia, Prof. Latip…

2 minggu ago

Pemkab Garut Sebut Kebakaran TPA Pasir Bajing Perlu Penanganan Darurat Dan Evaluasi

GARUT, Cerita Rakyat – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, meninjau langsung lokasi kebakaran Tempat Pemrosesan…

2 minggu ago

Pemkab Garut Serahkan Santunan JKM Rp2,659 Miliar

GARUT, Cerita Rakyat – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut bersama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan…

2 minggu ago

Pemkab Garut Bersihkan Material Dan Siapkan Pasar Darurat Pasca Kebakaran Pasar Andir

GARUT, Cerita Rakyat – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut mulai membersihkan material sisa kebakaran di Pasar…

2 minggu ago

Tinjau Kesiapan Satuan Teritorial, Menhan RI Kunjungi Yonif TP 926/PL

BENGKAYANG, Cerita Rakyat - Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Sjafrie Sjamsoeddin mengunjungi Yonif TP…

2 minggu ago