GARUT, Cerita Rakyat – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Asep Wawan Budiman, S.Pd, M.Si menyebut bahwa jumlah sekolah yang ambruk ( roboh) oleh cuaca buruk akibat dari intensitas curah hujan tinggi di Kabupaten Garut berjumlah 1 sekolah dan 3 sekolah lainnya mengalami rusak sampai periode November 2025.
“Sesuai dengan laporan terbaru di Tahun 2025, terdapat 3 Sekolah Dasar dan 1 SMP yang dikabarkan terdampak, baik itu bangunan ataupun fasilitas lainnya oleh cuaca buruk akibat intensitas hujan tinggi di Kabupaten Garut,” ungkap Asep Wawan kepada media diruang kerjanya (11/11/2025).
Asep Wawan pun menjelaskan, untuk semua laporan sudah ditindaklanjuti serta dilaporkan langsung kepada Bupati Kabupaten Garut.

“Keempat sekolah yang terdampak akibat cuaca buruk tersebut sudah dilaporkan kepada Bupati Garut diantaranya SDN 1 Najaten Kecamatan Cibalong (ambruk), SDN 5 Mangkurakyat Kecamatan Cilawu, SDN 2 Sanding Kecamatan Malangbong, dan SMPN 3 Kecamatan Banyuresmi, dari semua sekolah tersebut, yang masuk kriteria rusak parah dan dinyatakan status BTT (Biaya Tidak Terduga) hanya SDN 1 Najaten saja ,dan lainnya masuk klasifikasi rusak ringan dan sedang,” Jelasnya.
Asep Wawan menambahkan bahwa, robohnya fasilitas bangunan sekolah di Kabupaten Garut banyak dipengaruhi serta disebabkan oleh beberapa banyak faktor .
“Faktor yang berpengaruh selain cuaca buruk yang ditimbulkan oleh alam, juga kualitas sarana sekolah yang memang bisa dikatakan termakan usia (lapuk),” tambahnya.
Asep Wawan berpesan agar sekolah lebih waspada karena Garut sekarang memasuki musim penghujan dengan intensitas tinggi
“Tetap berhati-hati, selalu waspada, semua kemungkinan bisa saja terjadi, semoga semuanya ada dalam lindungan Alloh S.W.T, Amin,” harapnya (Deni)

