GARUT, Cerita Rakyat – Wakil Bupati Garut, L. Putri Karlina menyebutkan bahwa dugaan kasus penelantaran puluhan jamaah umrah Garut di Madinah sangat disesalkan sekaligus menciderai kepercayaan publik.
“Hal pertama tentunya sangat menyesalkan atas kejadian yang terjadi, artinya kita tidak tahu dititik mana yang memiliki usaha berbuat salah, tentunya kejadian ini cukup menciderai kepercayaan masyarakat terhadap travel-travel tertentu, kemudian adanya efek traumatis yang memang jamaah disana kasihan mengalami kesusahan,” ungkap Putri ketika dikonfirmasi ceritarakyatkita.com. Selasa (25/11/2025)
Sementara ini, Putri Karlina menambahkan bahwa, Pemerintah Kabupaten Garut hanya memberikan perhatian (Atensi) terhadap kasus yang sedang terjadi sekarang ini.
“Kami pun masih menunggu dari pihak travel katanya ada pertanggung jawaban yang akan dilakukan, seperti halnya kemarin juga sama ada yang gagal berangkat kami pun fasilitasi pertemuan,” tambahnya
Putri Karlina menegaskan bahwa, adapun hubungan terkait hal-hal yang perlu dihubungi, atau kami kontak nantinya, siapa yang harus dikontak kami pasti bersedia, namun sampai detik ini kami hanya baru memfasilitasi antara jamaah dengan kepolisian saja, intinya pemilik bisnis harus berhati-hati dalam manajemen pengelolaan keuangan.
“Bukan hanya terhadap travel saja tapi kepada semua bisnis agar berhati-hati terhadap pengelolaan uang, harus tau mana yang bisa atau tidak bisa dipakai seperti misalnya tau batas-batas harga, takutnya saking ingin mengejar harga promo ternyata modal tidak tertutupi dan pada akhirnya gali lubang tutup lubang, berkenaan dengan adanya pelanggaran hukum atau titik mananya biarlah penyidik hukum yang mengetahuinya,” tegasnya mengakhiri pembicaraan. (Deni)

