Headline

KPU Garut Pastikan Tidak Ada Perubahan Zona Kampanye Pilkada 2024

Spread the love

GARUT, CR – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Garut mengadakan Rapat Usulan Perubahan Zona Kampanye di Aula Kantor KPU Garut, Kamis (17/10/2024). Rapat ini dihadiri Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Politik dan Hukum, Dedi Mulyadi, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta perwakilan pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Garut.

Ketua KPU Garut, Dian Hasanudin, menyatakan bahwa hasil rapat memutuskan tidak ada perubahan zona kampanye dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Garut 2024. Namun, jadwal debat publik mengalami perubahan, dari tanggal 23 November 2024 dimajukan menjadi 20 November 2024.

Perubahan jadwal ini, sebut Dian, disebabkan oleh terbitnya Surat Edaran KPU Provinsi Jawa Barat terkait pelaksanaan debat Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat pada 23 November, sehingga kabupaten/kota diminta tidak mengadakan debat pada hari yang sama.

Dian juga menyampaikan bahwa hingga kini KPU Garut belum menetapkan jadwal kampanye rapat umum, karena usulan jadwal dari para Paslon belum diterima.

“Jadi ada beberapa keputusan yang pertama kaitan dengan zona, jadi zonanya tetap seperti di SK KPU yang awal, yang kedua kita juga sebetulnya belum meng-SK kan berkaitan dengan Jadwal Pelaksanaan Kampanye Rapat Umum, memang sampai hari ini jadwal yang diusulkan itu belum kita terima, sehingga kita belum bisa meng-SK kan,” ujar Dian.

Ia berharap paslon dapat segera menyusun jadwal kampanye, sehingga KPU bisa mengeluarkan Surat Keputusan (SK) terkait pelaksanaan kampanye rapat umum.

“Kesepakatannya untuk metode kampanye rapat umum itu bisa di zona apapun, sesuai dengan keinginannya, tetapi harus terjadwal supaya juga kita bisa menginformasikan ke berbagai pihak,” tandasnya.

Rapat sendiri berlangsung lancar dengan suasana saling menghormati antara peserta, memastikan semua keputusan diambil dengan musyawarah.

(***)

D.Permana

Recent Posts

Viral : Erik Berebet Sebut Pelaku Harus Dibikin Menyesal Seumur Hidupnya.

BANDUNG, Cerita Rakyat – Viral sebuah unggahan postingan video yang diduga warga masyarakat (Erik berebet)…

1 bulan ago

KDM Sebut Daerah yang Tertib, Bersih, dan Indah Akan Lebih Diminati Wisatawan

GARUT, Cerita Rakyat– Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menekankan pentingnya penataan wilayah yang tertib, bersih,…

1 bulan ago

44 Juta Batang Rokok Ilegal Selamatkan Potensi Penerimaan Negara Rp32,95 Miliar

GARUT, Cerita Rakyat – Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten Garut, dan Direktorat Jenderal Bea…

1 bulan ago

Wedding Dekorasi Di Banjarmasin Diduga Kecewakan Konsumen

BANJARMASIN, Cerita Rakyat - Jasa Wedding dekorasi merupakan tim profesional yang bertugas membantu calon pengantin…

1 bulan ago

Pertamax naik Hingga 32 persen Diduga Dampak Kenaikan Harga Mentah Minyak Dunia Dan Melemahnya Nilai Tukar Rupiah.

JAKARTA, Cerita Rakyat — Harga Pertamax dan Pertamax Green melambung 32 persen mulai Rabu (10/6/2026)…

2 bulan ago

GCW Desak Evaluasi Menyeluruh dan Penguatan Pengawasan Di Disdik Garut

GARUT, Cerita Rakyat- Polemik terkait keberadaan Koordinator Wilayah (Korwil) Bidang Pendidikan Kecamatan di Kabupaten Garut…

2 bulan ago