Daerah

PSEKP Kementerian Pertanian Gelar FGD program PSR Bersama Provinsi Kalimantan Barat.

Spread the love

KALBAR, CR- Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian (PSEKP) dari Sekretariat Jenderal Kementerian Pertanian menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Akselerasi Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) terhadap Peningkatan Efisiensi Biaya dan Daya Saing Kelapa Sawit Rakyat” Acara ini diadakan di Aula Dinas Perkebunan & Peternakan Provinsi Kalimantan Barat, dan dibuka oleh Kepala Dinas Perkebunan & Peternakan Provinsi Kalbar, Heronimus Hero SP, M.Si pada Selasa (29/10/2024).

FGD ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan diantaranya Tim PSR Dinas Perkebunan Provinsi Kalbar, GAPKI Provinsi Kalbar, Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH) Wilayah III Provinsi Kalimantan Barat, Kanwil BPN Provinsi Kalimantan Barat, Perusahaan penyedia bibit kelapa sawit, serta asosiasi petani dan serikat pekerja kelapa sawit di wilayah Kalimantan Barat, sedangkan PTPN IV Regional V pada pertemuan kali ini diwakili oleh Distrik Petani Mitra (DPM).

Di tempat terpisah, Region Head PTPN IV Regional V Khayamuddin Panjaitan menyatakan, dukung an penuh upaya pemerintah dalam akselerasi PSR. Kerjasama seluruh pemangku kepentingan adalah kunci untuk menghadapi tantangan yang ada dan mendorong produktivitas serta kesejahteraan petani sawit secara berkelanjutan.

“Kami mendukung pemerintah dalam akselerasi program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR),” ungkap Khayamuddin Panjaitan.

Kabid Kemitraan & Kelembagaan DPM PTPN IV Regional V Jefri F. Girsang mewakili General Manager DPM dalam diskusi ini menyampaikan pentingnya Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) sebagai upaya pemerintah untuk membantu petani memperbarui tanaman sawit mereka, sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan pendapatan secara berkelanjutan. Namun, ia mengakui bahwa realisasi PSR masih masih menjadi tantangan hingga saat ini.

“Secara umum, kajian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Program PSR terhadap peningkatan produktivitas, efisiensi biaya usaha tani, dan daya saing produksi kelapa sawit di Indonesia serta merumuskan rekomendasi kebijakan untuk mempercepat capaian PSR,” ujar Jefri F. Girsang

Hasil kajian yang disampaikan oleh Tim PSEKP, Dr. Erma Suryani, menunjukkan bahwa hingga periode 2017-2022, realisasi PSR baru mencapai 32,4% meski telah dilakukan penyederhanaan persyaratan.

“Hasil ini menunjukkan pentingnya strategi kebijakan yang lebih progresif untuk mempercepat realisasi PSR,” pungkas Erma Suryani.

 

(Mora HR)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

D.Permana

Recent Posts

Viral : Erik Berebet Sebut Pelaku Harus Dibikin Menyesal Seumur Hidupnya.

BANDUNG, Cerita Rakyat – Viral sebuah unggahan postingan video yang diduga warga masyarakat (Erik berebet)…

1 bulan ago

KDM Sebut Daerah yang Tertib, Bersih, dan Indah Akan Lebih Diminati Wisatawan

GARUT, Cerita Rakyat– Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menekankan pentingnya penataan wilayah yang tertib, bersih,…

1 bulan ago

44 Juta Batang Rokok Ilegal Selamatkan Potensi Penerimaan Negara Rp32,95 Miliar

GARUT, Cerita Rakyat – Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten Garut, dan Direktorat Jenderal Bea…

1 bulan ago

Wedding Dekorasi Di Banjarmasin Diduga Kecewakan Konsumen

BANJARMASIN, Cerita Rakyat - Jasa Wedding dekorasi merupakan tim profesional yang bertugas membantu calon pengantin…

1 bulan ago

Pertamax naik Hingga 32 persen Diduga Dampak Kenaikan Harga Mentah Minyak Dunia Dan Melemahnya Nilai Tukar Rupiah.

JAKARTA, Cerita Rakyat — Harga Pertamax dan Pertamax Green melambung 32 persen mulai Rabu (10/6/2026)…

2 bulan ago

GCW Desak Evaluasi Menyeluruh dan Penguatan Pengawasan Di Disdik Garut

GARUT, Cerita Rakyat- Polemik terkait keberadaan Koordinator Wilayah (Korwil) Bidang Pendidikan Kecamatan di Kabupaten Garut…

2 bulan ago