Headline

Viral, PT. Disty Amanah Tour Garut Diduga Terlantarkan 28 Jamaah Umrah Di Madinah

Spread the love

MADINAH, Cerita Rakyat – Puluhan Jamaah umrah di Madinah berharap cemas atas nasib yang sedang dialami, bukannya mendapatkan kekhusyukan dalam ibadah, puluhan Jamaah umrah ini kini harus berjuang sendiri memikirkan nasib untuk pulang ke tanah air Indonesia setelah diduga ditelantarkan oleh pihak PT. Disty Amanah Tour Garut sebagai travel pelaksana umrah. Jumat (21/11/2025).

Dengan rasa penuh kekecewaan atas dugaan penelantaran para jamaah di Madinah, Puluhan para jamaah umroh melayangkan surat terbuka yang ditujukan langsung untuk Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia yang berisi tentang penelantaran jamaah umrah oleh PT. Disty Amanah Tour Garut.

(para jamaah yang ditelantarkan di madinah oleh pihak travel/foto istimewa)

Dalam surat yang ditulis di Madinah tertanggal 21 November 2025, melalui perwakilan, puluhan para jamaah menyampaikan keluhan serta rasa penuh kekecewaan yang mendalam, serta meminta perlindungan dan keadilan atas penelantaran atas ibadah umrah yang telah dialami.

“Kami 28 jamaah mengikuti paket Turkey, Mekah, Madinah (Rp.39,5 juta/jamaah) berangkat pada tanggal 11 November 2025 melalui PT. Disty Amanah Tour Garut untuk mengikuti rangkaian perjalanan Turki, Umrah, Madinah, namun setelah melaksanakan ibadah umrah dan memasuki rangkaian agenda terakhir di Madinah pada tanggal 20-23 November 2025, kami justru mendapatkan perlakuan yang sangat tidak manusiawi sekaligus penelantaran tanpa pemesanan hotel, tanpa pemesanan tiket untuk kepulangan, serta tanpa konsumsi atau makan selama penelantaran,” Ungkap penulis surat Debi Suryadi.

Menurutnya, tindakan ini tidak hanya menimbulkan penderitaan fisik dan psikologis, akan tetapi merusak juga kekhusyukan ibadah.

(Surat terbuka para jamaah umrah beserta daftar nama jamaah umrah paket Turki)

“Ketika kami meminta pertanggung jawaban kepada pihak travel, tidak ada penyelesaian yang diberikan, perlu kami informasikan sebagai bentuk transparansi bahwa pihak manajemen PT. Disty Amanah Tour Garut yang bertanggung jawab atas perjalanan ini adalah Direktur dan Bendahara,” jelasnya.

Oleh karena itu, harap Debi, memohon perlindungan kepada bapak Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia untuk para jamaah umrah yang telah ditelantarkan oleh pihak travel.

(Itinerary Program Umrah Paket Turkey yang dikeluarkan oleh PT. Disty Amanah Tour Garut tertanggal 11-24 November 2025)

“Kami meminta kepada Presiden agar menindak tegas PT. Disty Amanah Tour Garut atas kelalaian dan penelantaran jamaah, memberikan perlindungan hukum dan memastikan pelaku usaha travel nakal tidak merugikan rakyat, dan memastikan hak-hak kami sebagai jamaah dikembalikan sepenuhnya, termasuk ganti rugi moral, materi, serta permintaan maaf secara resmi,” tandasnya. (Deni)

D.Permana

Recent Posts

Dalam 14 hari, Polres Majalengka Ungkap 12 Kasus Narkoba

MAJALENGKA, Cerita Rakyat - Polres Majalengka mengungkap 12 kasus penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan obat keras…

3 hari ago

Wamendikdasmen RI Sebut Pentingnya Publik Substantif Dalam Peningkatan Mutu Pendidikan

GARUT, Cerita Rakyat – Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Republik Indonesia, Prof. Latip…

2 minggu ago

TPA Pasir Bajing Terbakar, Pemkab Garut Berencana Optimalkan Sanitary Landfill

GARUT, Cerita Rakyat – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menggelar rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah…

2 minggu ago

Pemkab Garut Sebut Kebakaran TPA Pasir Bajing Perlu Penanganan Darurat Dan Evaluasi

GARUT, Cerita Rakyat – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, meninjau langsung lokasi kebakaran Tempat Pemrosesan…

2 minggu ago

Pemkab Garut Serahkan Santunan JKM Rp2,659 Miliar

GARUT, Cerita Rakyat – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut bersama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan…

2 minggu ago

Pemkab Garut Bersihkan Material Dan Siapkan Pasar Darurat Pasca Kebakaran Pasar Andir

GARUT, Cerita Rakyat – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut mulai membersihkan material sisa kebakaran di Pasar…

2 minggu ago