Daerah

KPU Berharap Para Parpol Dan Relawan Bisa Selesaikan Penertiban APK Sebelum Masa Tenang.

Spread the love

GARUT, CR – Memasuki masa tenang tertanggal 24 November 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Garut menghimbau agar setiap parpol maupun relawan setiap masing-masing Paslon Bupati dan wakil Bupati Garut untuk segera menertibkan Alat Peraga Kampanye (APK).

“Penurunan atau Penertiban APK ini sesuai dengan ketentuan dalam PKPU Nomor 13 Tahun 2024 yang mengatur bahwa, seluruh alat peraga kampanye harus sudah dibersihkan dari area publik tiga hari sebelum pemungutan suara tanggal 27 November 2024,” Ungkap Ketua KPU Garut, Dian Hasanudin, dalam acara simbolis penurunan APK yang diturunkan oleh masing-masing relawan Paslon pilkada Garut 2024. Jumat malam (22/11/2024).

Ketua KPU Garut, Dian Hasanudin menyaksikan penurunan APK yang dilakukan oleh para relawan pendukung Paslon Pilkada Garut 2024, Jumat malam (22/11/2024)

Menurutnya, masa tenang Pilkada serentak Tahun 2024 dimulai pada tanggal 24 November 2024, semoga para Paslon yang ikut dalam kontestasi Pilkada Garut memiliki kesadaran sendiri untuk membersihkan APK yang mereka pasang.

“Kami hanya sebatas menyaksikan proses penurunan, semoga para Paslon bisa langsung mengintruksikan partai berikut tim pendukung untuk melakukan pembersihan yang sama,” tuturnya.

Dian Hasanudin menjelaskan bahwa, kegiatan penurunan APK ini adalah bagian dari upaya untuk menciptakan suasana yang bersih dan tertib di wilayah Garut sebelum hari pemungutan suara.

“Tentunya kami harapkan seluruh APK sudah tidak ada lagi di lapangan pada 23 November 2024, guna menciptakan kondisi yang kondusif,” jelasnya.

Dian berharap semua pihak, termasuk partai politik dan relawan, untuk segera menyelesaikan penertiban APK agar pelaksanaan masa tenang dan pemungutan suara tanggal 27 November 2024 berjalan lancar. Pungkasnya.

(***)

 

D.Permana

Recent Posts

Viral : Erik Berebet Sebut Pelaku Harus Dibikin Menyesal Seumur Hidupnya.

BANDUNG, Cerita Rakyat – Viral sebuah unggahan postingan video yang diduga warga masyarakat (Erik berebet)…

1 bulan ago

KDM Sebut Daerah yang Tertib, Bersih, dan Indah Akan Lebih Diminati Wisatawan

GARUT, Cerita Rakyat– Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menekankan pentingnya penataan wilayah yang tertib, bersih,…

1 bulan ago

44 Juta Batang Rokok Ilegal Selamatkan Potensi Penerimaan Negara Rp32,95 Miliar

GARUT, Cerita Rakyat – Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten Garut, dan Direktorat Jenderal Bea…

1 bulan ago

Wedding Dekorasi Di Banjarmasin Diduga Kecewakan Konsumen

BANJARMASIN, Cerita Rakyat - Jasa Wedding dekorasi merupakan tim profesional yang bertugas membantu calon pengantin…

1 bulan ago

Pertamax naik Hingga 32 persen Diduga Dampak Kenaikan Harga Mentah Minyak Dunia Dan Melemahnya Nilai Tukar Rupiah.

JAKARTA, Cerita Rakyat — Harga Pertamax dan Pertamax Green melambung 32 persen mulai Rabu (10/6/2026)…

2 bulan ago

GCW Desak Evaluasi Menyeluruh dan Penguatan Pengawasan Di Disdik Garut

GARUT, Cerita Rakyat- Polemik terkait keberadaan Koordinator Wilayah (Korwil) Bidang Pendidikan Kecamatan di Kabupaten Garut…

2 bulan ago