Daerah

Disdik Garut Gelar Bimtek Implementasi PKRS Bagi Guru SMP se-Kabupaten Garut

Spread the love

GARUT, Cerita Rakyat – Dalam rangka membentuk penguatan generasi muda yang mampu melindungi diri sendiri guna menciptakan lingkungan belajar yang sehat. Dinas Pendidikan Kabupaten Garut melalui Bidang SMP, menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) implementasi Pendidikan Kesehatan Reproduksi dan Seksualitas (PKRS) bagi guru SMP se-Kabupaten Garut, yang berlangsung di Mandara Meeting Room Hotel Tirtagangga Garut, Jl. Raya Cipanas No. 130, Kecamatan Tarogong Kaler Kabupaten Garut, Jawa Barat. Kamis (20/11/2025).

Kegiatan bimtek tersebut dihadiri oleh Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Teguh Iman Pribadi, S.Kom, Kasi Kurikulum SMP, Dr. Ajang Rusmana, M.Pd, Nara Sumber Universitas Gajah Mada (UGM), Prof. dr. Siswanto Agus Wilopo, SU. MSc. ScD bersama tim, Yayasan Gemilang Sehat Indonesia (YGSI), Desrina Dewi Respati, dan ratusan para peserta Guru PKS kurikulum atau Kesiswaan jenjang SMP se-Kabupaten Garut.

Sebelum gelaran acara di buka, Kasi Kurikulum SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Dr. Ajang Rusmana, M.Pd, menyampaikan sedikit pengalamannya pasca kepulangan dari Bogota, Kolumbia, Amerika Selatan sebagai Nara Sumber (Best Practice) pada program PKRS.

Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Teguh Iman Pribadi, S.Kom, didampingi Kasi Kurikulum SMP, Dr. Ajang Rusmana, M.Pd mengatakan bahwa Pendidikan Kesehatan Reproduksi dan Seksualitas (PKRS) Ini adalah program pendidikan yang berfokus pada pemberian pengetahuan dan keterampilan kepada remaja mengenai kesehatan reproduksi dan seksualitas. Program ini sering kali diselenggarakan di sekolah untuk mencegah kekerasan, perundungan, masalah kesehatan, sekaligus persiapan diri untuk di masa depan.

“Tujuannya adalah membentuk generasi muda yang sehat dan mampu melindungi diri sendiri, dengan materi yang mencakup pengenalan diri, hak-hak tubuh, dan pengelolaan emosi. Program ini didukung oleh guru, kepala sekolah, dinas pendidikan, dan orang tua untuk menciptakan lingkungan belajar yang sehat,” ungkapnya.

Teguh menambahkan bahwa, Dinas Pendidikan Kabupaten Garut sangat serius dan intens terhadap kegiatan program PKRS ini terutama di program pendidikan kesehatan reproduksi dan seksualitas khususnya melindungi anak-anak kita dari tindakan kekerasan.

“Kegiatan ini penting, semoga bisa diimplementasikan ke 428 SMP Negeri dan swasta di Kabupaten Garut, sehingga apa yang disampaikan pada materi kegiatan hari ini bisa direfleksikan di satuan pendidikan,” tambahnya.

Teguh berharap semoga kegiatan ini bisa di gelar kembali di tahun anggaran selanjutnya dan terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Dinas Pendidikan mengamanatkan bahwa sebagai upaya melindungi anak ini perlu memperhatikan tentang bagaimana pencegahan perilaku berisiko, kesehatan reproduksi.

“Kami meminta kepada sekolah ketika terjadi suatu masalah yang berkaitan dengan anak didik agar diinformasikan kepada pihak dinas, jangan sampai tiba-tiba suatu permasalahan justru langsung viral beredar di medsos dari pihak luar akibat sekolah yang belum atau tidak melaporkan kepada dinas terkait sebagai pengelola di satuan pendidikan,” tegasnya. (Deni)

 

 

 

D.Permana

Recent Posts

Viral : Erik Berebet Sebut Pelaku Harus Dibikin Menyesal Seumur Hidupnya.

BANDUNG, Cerita Rakyat – Viral sebuah unggahan postingan video yang diduga warga masyarakat (Erik berebet)…

1 bulan ago

KDM Sebut Daerah yang Tertib, Bersih, dan Indah Akan Lebih Diminati Wisatawan

GARUT, Cerita Rakyat– Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menekankan pentingnya penataan wilayah yang tertib, bersih,…

1 bulan ago

44 Juta Batang Rokok Ilegal Selamatkan Potensi Penerimaan Negara Rp32,95 Miliar

GARUT, Cerita Rakyat – Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten Garut, dan Direktorat Jenderal Bea…

1 bulan ago

Wedding Dekorasi Di Banjarmasin Diduga Kecewakan Konsumen

BANJARMASIN, Cerita Rakyat - Jasa Wedding dekorasi merupakan tim profesional yang bertugas membantu calon pengantin…

1 bulan ago

Pertamax naik Hingga 32 persen Diduga Dampak Kenaikan Harga Mentah Minyak Dunia Dan Melemahnya Nilai Tukar Rupiah.

JAKARTA, Cerita Rakyat — Harga Pertamax dan Pertamax Green melambung 32 persen mulai Rabu (10/6/2026)…

2 bulan ago

GCW Desak Evaluasi Menyeluruh dan Penguatan Pengawasan Di Disdik Garut

GARUT, Cerita Rakyat- Polemik terkait keberadaan Koordinator Wilayah (Korwil) Bidang Pendidikan Kecamatan di Kabupaten Garut…

2 bulan ago