Headline

Jamaah Umrah Terlantar Di Madinah, Berpatungan Hingga Ratusan Juta Untuk Bertahan Hidup Dan Pesan Tiket Pulang.

Spread the love

MADINAH, Cerita Rakyat – Sebanyak 28 Jamaah umrah Garut di Madinah, Arab Saudi, yang diduga ditelantarkan pihak Travel kini menanti kepastian akan nasib kabar selanjutnya. Sementara ini para Jamaah harus rela merogoh kocek uang sendiri untuk bertahan hidup di Madinah. Minggu (23/11/2025).

“Sampai saat ini belum ada kepastian pertanggung jawaban dari pihak travel, hanya sekedar janji-janji saja, hingga kini, kami 28 orang jamaah terus bertahan, dari mulai makan serta menginap itu hasil dari rembukan (patungan) para jamaah, kalau dihitung untuk biaya normal hotel Shaha Jalal Building (tempat menginap) dan makan (akomodasi) selama penelantaran ini menghabiskan sekitar Rp. 57 juta untuk 28 Jamaah, travel hanya memberikan transfer kemarin pertama sebesar Rp. 1 juta dan hari berikutnya (22/11/2025) Rp. 2 juta yang dikirimkan melalui pembimbing, katanya sih untuk nambahin uang makan, itu pun yang Rp. 2 juta diberikan ketika sudah viral di medsos,” ungkap salah seorang jamaah umrah paket Turki yang diberangkatkan oleh PT. Disty Amanah Tour Garut.

Ia pun menjelaskan bahwa, kejadian penelantaran ini membuat dampak tekanan psikologis yang begitu besar bagi para jamaah, bahkan melihat dari kondisinya sebelumnya terdapat beberapa orang jamaah yang memang mengeluhkan sakit, tapi alhamdulilah berangsur baik dan sehat.

“Selain memikirkan bertahan hidup sambil menunggu kejelasan dari pihak travel, kami pun dihadapkan pada masa berlaku Visa para jamaah yang tertera hingga 24 November 2025, serta biaya kepulangan pemesanan boarding tiket naik pesawat yang dihitung-hitung bisa menghabiskan Rp. 200 juta untuk 28 jamaah,” jelasnya.

(Para Jamaah Umrah Yang Ditelantarkan pihak Travel Di Madinah)

Walaupun demikian, para jamaah berinisiatif melalui kerjasama untuk memecahkan masalah serius ini, dari musyawarah alhamdulilah dihasilkan kesepakatan alternatif mandiri seluruh jamaah apabila travel tidak memenuhi janji-janjinya.

“Sesuai pesan yang kami baca melalui whatsuup group, katanya sih pihak travel bahasanya insyaaloh akan disediakan untuk rencana awal kepulangan di tanggal 23, walaupun demikian kami tidak serta merta percaya begitu saja, buktinya minta untuk biaya akomodasi saja kemarin untuk 28 jamaah tidak sesuai ekspektasi, apalagi untuk pemesanan tiket kepulangan yang bernilai ratusan juta, terpaksa kami memutuskan berpatungan untuk membeli atau memesan tiket kepulangan secara mandiri yang dijadwalkan berangkat take off pada tanggal 25, adapun terdapat kekurangan untuk pembelian (pemesanan) tiket, alhamdulilah ada jamaah (pengusaha muda) yang dengan sukarela nambahin atau menutupi kekuranganya,” tambahnya.

Para Jamaah berharap, pihak travel agar bisa memenuhi tanggung jawab kewajibannya dan bukan sekedar ungkapan janji saja, dan semoga permasalahan ini bisa terselesaikan hingga semua berpulang dengan selamat ke tanah air Indonesia.

“Mohon dukungan serta doa dari semuanya, semoga kami diberikan kesehatan dan keselamatan, Amin, ”Pungkasnya.

Sampai berita ini diturunkan belum ada kejelasan dari travel untuk melakukan ataupun melaksanakan kewajibannya secara penuh, baik itu pergantian segi hak akomodasi maupun pergantian pembayaran pemesanan tiket kepulangan pesawat para Jamaah pulang ke Indonesia. (Deni)

 

D.Permana

Recent Posts

Wisatawan Asal Pandeglang Banten Terselamatkan Atas Aksi Heroik Briptu Bagus Ekoyuwono.

GARUT, Cerita Rakyat – Aksi Heroik kembali ditunjukan oleh seorang anggota Satpolairud Polres Garut, Briptu…

3 bulan ago

Quick Response Atensi Bupati, Disdik Garut Melalui Bidang SMP Kumpulkan Para Pengawas se-Garut.

GARUT, Cerita Rakyat – Bertempat di Aula Dewi Sartika Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Jl. Pembangunan…

3 bulan ago

Resmikan Revitalisasi, Mendikdasmen Gelontorkan Rp133 Milliar Untuk 156 Sekolah Di Garut

GARUT, Cerita Rakyat – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Republik Indonesia, Abdul Mu'ti, meresmikan…

3 bulan ago

Wow Sejarah Baru, Bupati Garut Lantik Guru SMPN Menjadi Kabid SD Pada Dinas Pendidikan.

GARUT, Cerita Rakyat – Bertempat di Gedung Pendopo, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Jawa Barat,…

3 bulan ago

Bersimbah Darah, Pemilik Warung Usaha Kawasan Pantai Santolo Garut Lapor Polisi.

GARUT, Cerita Rakyat – Seorang pemilik usaha di kawasan pantai santolo, inisial RA (41) perempuan…

4 bulan ago

Sat Polairud Polres Garut Pasang Spanduk dan Bendera Merah di Pantai Selatan Garut

GARUT, Cerita Rakyat – Dalam rangka meningkatkan keselamatan wisatawan serta mencegah terjadinya kecelakaan dan laka…

4 bulan ago